Selasa, 2008 Juli 29

Cuma 1,1 Persen Dosen Mampu Meneliti


Rabu, 23 januari 2008 | 04:25 WIB

Surabaya, Kompas - Dari 180.000 dosen di Indonesia, diperkirakan hanya sekitar 1,1 persen yang mampu meneliti secara layak. Tidak heran, kontribusi Indonesia pada perkembangan ilmu pengetahuan amat rendah.

Demikian disampaikan penilai hibah bersaing Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti), Mien A Rifai APU, di Surabaya, Selasa (22/1). ”Setidaknya saya lihat itu berdasarkan proposal penelitian yang masuk ke Dikti. Secara umum hanya 2.000 dosen yang mampu meneliti dengan layak,” ujarnya.

Banyak dosen lebih sibuk mengajar di banyak tempat daripada meneliti untuk kepentingan pengembangan ilmu. Pasalnya, penelitian untuk bidang ilmu dinilai lebih merepotkan.

Untuk mendapat hibah bersaing dari Ditjen Dikti, dosen harus mengajukan proposal. Meski sudah cukup susah membuat proposal, belum tentu dana diterima oleh dosen tersebut jika kalah bersaing.

Lain halnya jika mereka mengajar di banyak tempat. Mereka bisa segera mendapat bayaran tanpa perlu banyak kerepotan. Bayaran bisa diterima langsung setelah selesai mengajar. ”Tetapi, akibatnya penelitian amat kurang,” ujarnya.

Penelitian yang kurang itu berujung pada rendahnya publikasi ilmiah dari dosen Indonesia di jurnal internasional. Data dari banyak penerbit internasional menyebutkan kontribusi Indonesia pada jurnal internasional hanya 0,012 persen.

Kontribusi itu lebih rendah dari Nepal yang mampu menyumbang 0,014 persen. Padahal, Nepal negaranya lebih kecil dan kalah maju dibandingkan dengan Indonesia.

”Kalau dibandingkan dengan Singapura, malah lebih jauh lagi. Singapura menyumbang 0,179 persen bagi jurnal internasional,” tuturnya.

Mien kurang sepakat bila dana dijadikan alasan. Pasalnya, dana relatif cukup tersedia. ”Dari Dikti saja ada Rp 240 miliar untuk tahun 2007 lalu,” ujarnya.

Penilai hibah lainnya, Suminar S Achmadi, mengatakan butuh waktu panjang untuk meningkatkan kemampuan dosen. (RAZ)

Jumat, 2008 Juli 25

Domain Gratis

domain gratis co.cc
Halo temen-temen semua.... Ini ada free subdomain gratis lagi, namanya free domain co.cc. Namanya hampir mirip dengan subdomain yang diberitahukan oleh teman kita areya@plasa.com yaitu free subdomain uni.cc. Phii dah coba, n registrasinya lumayan cepet. Dalam 24 jam sudah diinformasikan ke email kita, apakah domain yang kita request avaliable atau tidak.

INFORMASI :
co.cc domain service


  • you.co.cc will redirect to your own website.
  • Both you.co.cc and www.you.co.cc work.
  • URL hiding / Path forwarding
  • Compatible with the major search engines and optimized to give you a higher ranking.
Cost


  • For Free
Website Promotion


  • Free submission to the major search engines.
  • Compatible with the major search engines and optimized togive you a higher ranking.
Real-time Statistik


  • Real-time reporting
  • Detailed information of your visitors including total and average,unique, hourly information, what web site they come from, exact time of visit, and IP address.
Teman - teman bisa mencobanya di http://www.co.cc/regist/regist_step1.php.
Sumber dari situs Ilmu Website dalam kategori domain registration dengan judul Free Subdomain co.cc

Rabu, 2008 Juni 25

Membangun LAN (Local Area Network)

LAN merupakan sebuah jaringan komputer yang bersifat terbatas, seperti perkantoran, sekolah, warnet, rental komputer, laboratorium dan sebagainya. Adanya sebuah LAN memudahkan pemakai dalam pengambilan data yang cepat, akses internet bersama, komunikasi antar komputer, penyimpanan bersama dan sebagainya.

Untuk membangun sebuah LAN dibutuhkan dua perangkat penting yakni:

1. Hardware (Perangkat Keras)

Perangkat keras untuk LAN merupakan bagian yang penting dari sebuah LAN. Dibawah ini adalah perangkat-perangkat keras yang dibutuhkan untuk membangun sebuah LAN.

· Komputer

Komputer merupakan komponen utama dalam membangun sebuah jaringan komputer, komputer yang biasa digunakan adalah jenis PC (personal Computer).

· Adapter Jaringan

Adapter jaringan lebih kenal dengan nama LANCard atau port LAN. Kebanyakan komputer telah memiliki Adapter Jaringan yang telah menyatu pada mainboard (onboard) ketika membeli sebuah komputer.

· Kabel

Kabel yang umum digunakan untuk LAN saat ini adalah kabel jeni UTP. Kabel ini digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer yang akan membentuk sebuah LAN.

· Concentrator

Concentrator dikenal dengan hub yang fungsinya adalah sebagai terminal yang mengatur lalu lintas data. Banyaknya komputer yang bisa digunakan pada sebuah LAN tergantung pada jumlah port yang ada pada sebuah Hub. Misalnya hub yang memiliki 4 port hanya dapat digunakan untuk maksimal 4 (empat) komputer sedangkan yang 8 (delapan) port maksimal komputer yang digunakan hanya 8 (delapan) unit. Hub memiliki berbagai jumlah port, misalnya 4 port, 8 port, 16 port, dan 24 port.

· Conector

Conector berfungsi agar dapat membantu menutupi ujung dari kabel UTP agar bisa dimasukkan ke Hub dan adapter jaringan. Conector yang digunakan biasanya adalah conector RJ45.


2. Software (Perangkat Lunak)

· Sistem Operasi

Hampir semua sistem operasi dapat digunakan untuk membangun sebuah LAN baik yang bersifat open source seperti linux (redhate, mandrake, suse, debian, ubuntu dan sebagainya) maupun yang close source seperti windows( windows 98, windows 98, windows Me, Windows XP dan sebagainya).

· Aplikasi

Aplikasi merupakan software yang dirancang khusus untuk keperluan tertentu. Aplikasi yang digunakan untuk sebuah jaringan ada yang perlu menginstal dan ada juga yang tidak perlu lagi menginstal karena sudah ada di dalam sebuah sistem operasi. Contohnya Seperti Netmeeting, Internet Explorer dan sebagainya.

Senin, 2008 April 21

10 KESALAH PAHAMAN TENTANG SUKSES

Kesalahpahaman 1--
Beberapa orang tidak bisa sukses
karena latar belakang, pendidikan, dan lain-lain.
Padahal, setiap orang dapat meraih keberhasilan.
Ini hanya bagaimana mereka menginginkannya, kemudian
melakukan sesuatu untuk mencapainya.

Kesalahpahaman 2--
Orang-orang yang sukses tidak melakukan kesalahan.
Padahal, orang-orang sukses itu justru melakukan kesalahan
sebagaimana kita semua pernah lakukan Namun, mereka tidak
melakukan kesalahan itu untuk kedua kalinya.

Kesalahpahaman 3--
Agar sukses, kita harus bekerja lebih dari 60 jam (70, 80, 90...) seminggu.
Padahal, persoalannya bukan terletak pada lamanya anda bekerja.
Tetapi bagaimana anda dapat melakukan sesuatu yang benar.

Kesalahpahaman 4--
Anda hanya bisa sukses bila bermain sesuatu dengan aturan.
Padahal, siapakah yang membuat aturan itu? Setiap situasi
membutuhkan cara yang berbeda.
Kadang-kadang kita memang
harus mengikuti aturan, tetapi di saat lain andalah yang
membuat aturan itu.

Kesalahpahaman 5--
Jika anda selalu meminta bantuan, anda tidak sukses.
Padahal, sukses jarang sekali terjadi di saat-saat vakum.
Justru, dengan mengakui dan menghargai bantuan orang lain
dapat membantu keberhasilan anda. Dan, sesungguhnya ada
banyak sekali orang semacam itu.

Kesalahpahaman 6--
Diperlukan banyak keberuntungan untuk sukses.
Padahal, hanya dibutuhkan sedikit keberuntungan. Namun,
diperlukan banyak kerja keras, kecerdasan, pengetahuan, dan
penerapan.

Kesalahpahaman 7--
Sukses adalah bila anda mendapatkan banyak uang.
Padahal, uang hanya satu saja dari begitu banyak keuntungan yang
diberikan oleh kesuksesan. Uang pun bukan jaminan kesuksesan anda.

Kesalahpahaman 8--
Sukses adalah bila semua orang mengakuinya.
Padahal, anda mungkin dapat meraih lebih banyak orang dan pengakuan
dari orang lain atas apa yang anda lakukan.
Tetapi, meskipun hanya
anda sendiri yang mengetahuinya, anda tetaplah sukses.

Kesalahpahaman 9--
Sukses adalah tujuan.
Padahal, sukses lebih dari sekedar anda bisa meraih tujuan dan
goal anda. Katakan bahwa anda menginginkan keberhasilan,
maka ajukan pertanyaan "atas hal apa?"

Kesalahpahaman 10--
Saya sukses bila kesulitan saya berakhir.
Padahal, anda mungkin sukses, tapi anda bukan Tuhan. Anda tetap
harus melalui jalan yang naik turun sebagaimana anda alami
di masa-masa lalu. Nikmati saja apa yang telah anda raih dan
hidup setiap hari sebagaimana adanya.

(diadaptasi dari "The Top 10 Misconceptions About Success",
Jim M. Allen. CoachJim.com)

INTERNET BAGI KEMAJUAN PENDIDIKAN

Pendidikan merupakan tolak ukur dari majunya sebuah bangsa, untuk itulah semua negara berlomba-lomba memajukan pendidikan bangsanya sebagai upaya mencerdaskan kehiduan bangsa dan juga menjadi negara yang maju yang tujuan akhirnya adalah kesejahteraan bagi semua rakyatnya.

Kita semua tahu bangkitnya perekonomian negara Jepang setelah perang dunia ke II adalah akibat mengutamakan sektor pendidikan sehingga hasilnya dapat kita lihat bahwa sampai saat ini teknologi Jepang hampir digunakan di seluruh dunia, mulai dari peralatan rumah tangga, peralatan hiburan, kendaraan dan sebagainya termasuk di Indonesia. Begitu juga negara Malaysia yang dulu mengimpor guru dan dosen dari Negara kita, kini Malaysia kemajuan perekonomiannya jauh sangat pesat, malah yang terjadi bangsa kita yang kini banyak menuntut ilmu pengetahuan di negara jiran tersebut .

Melihat fenomena diatas mau tidak mau semua komponen bangsa harus bekerjasama dengan agar pendidikan kita tidak ketinggalan dari negara lain. Salah satu solusi dalam meningkatan wawasan ilmu pengetahuan kita adalah dengan adanya Internet. Pakar Teknologi Informasi Indonesia yakni Onno Purbo mengatakan bahwa apabila semua sekolah dan perguruan tinggi di Indonesia terkoneksi dan memanfaatan Internet maka kita akan jauh lebih maju dari negara singapura dan Malaysia (metro TV “ 15 April 2007”).

Sebenarnya, begitu pentingkah Internet ? Internet merupakan teknologi jaringan komputer yang ditemukan pada tahun 1940-an di Harvard University oleh Prof H.Aiken. Penemuan tersebut berperan dalam kemajuan di dunia pendidikan. Adapun beberapa manfaat Internet bagi dunia pendidikan adalah:

1. Internet Sebagai Media Komunikasi

Ilmu penengetahuan akan cepat berkembang apabila komunikasi akan dapat berjalan dengan baik. Internet memberikan fasilitas tersebut, yakni antara lain (a) mailinglist, fasilitas ini memungkinkan masyarakat dapat membentuk group / kelompok yang memiliki hobi / bidang yang sama, seperti kelompok ilmu pengetahuan fisika, matematika, agama, komputer, pertanian dan sebagainya. Dengan adanya fasilitas tersebut maka akan terjadi diskusi, sehingga pemahaman ilmu pengetahuan dapat merata dan berkembang; (b) Chating, adanya fasilitas ini sebagai cara berkomunikasi menggunakan teks / gambar secara langsung, kini fasilitas chating juga dilengkapi media teleconference dimana pemakai komputer bisa berbicara lansung dan bertatap muka langsung secara gratis; (c) E-mail (elektronik mail), surat menyurat melalui pos kini telah tergantikan dengan adanya fasilitas e-mail yang jauh lebih cepat dan juga dapat saling berkirim data secara elektronik ; dan sebagainya.

2. Internet Sebagai Media Informasi

Informasi-informasi penting akan begitu cepat dapat diketahui dari Internet dengan cepat. Informasi tersebut biasanya diambil dari berbagai website yang isinya dapat berupa informasi beasiswa, informasi berita terkini, perkembangan teknologi, pemerintahan dan sebagainya.

3. Internet Sebagai Media Riset

Tidak dapat dipungkiri Internet sebagai perpustakaan terbesar di dunia, segala informasi dapat dicari, terlebih lagi tentang ilmu pengetahuan. Internet kini menjadi rujukan referensi dari berbagai ilmu pengetahuan dari berbagai bidang ilmu pengetahuan. Riset atau penelitian pasti membutuhkan kajian teori atau referensi dari berbagai sumber, untuk itulah adanya Internet dapat menjadi sumber informasi yang dapat dijadikan referensi yang dapat kita mengambilnya dari mana saja kita berada.

4. Internet sebagai Media Belajar Jarak Jauh

Adanya E-learning memberikan kontribusi sendiri bagi pendidikan dimana belajar dapat dilakukan tanpa mengenal batas geogravis. Sejauh ini salah satu perguruan tinggi negeri yang h melakukan program e-learning adalah Universitas Indonesia. Walaupun hal ini belum begitu ngetrend di negara kita, namun kedepan banyak pengamat mengatakan perkembangannya akan semakin pesat.

5. Internet Sebagai Media Publikasi Ilmiah

Mencurahkan ilmu pengetahuan dan sharing berbagai penelitian adalah bagian dari pendidikan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Adanya berbagai jurnal-jurnal berbasis website memberikan kesempatan untuk dapat menampilkan publikasi ilmiah kita ataupun artikel-artikel yang dapat dibaca berbagai kalangan.

Kendala mahalnya infrastruktur Internet memang menjadi masalah tersendiri dalam perkembangan ilmu pengetahuan, terlebih daerah terpencil, apa lagi sebagian besar daerah di Indonesia belum menggunakan Listrik. Untuk itulah hal ini menjadi tantangan sendiri bagi kita semua untuk meminimalisir kendala-kendala tersebut terutama bagi pemerintah. Mahalnya biaya Internet dapat ditekan dengan adanya pemakaian secara bersama sehingga bandwith yang digunakan menjadi semakin murah dan juga adanya penggunaan open source sebagai solusi software gratis sebagai bagian penting adanya Internet.

Peningkatan kemajuan pendidikan di era otonomi daerah yang di support dengan adanya Internet akan membawa dampak yang fositif bagi perkembangan pendidikan itu sendiri. Kita berharap dukungan Internet di daerah akan memunculkan sekolah-sekolah ataupun perguruan tinggi-perguruan tinggi bertaraf internasional dan juga muncul bibit-bibit SDM yang unggul yang mendapat prestasi-prestasi seperti juara oliempiade oliempiade berbagai disiplin ilmu pengetahuan, serta muncul penemuan-penemuan baru yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.Semoga............!

Naproni, ST

Dosen Tetap dan Pudir I AKMI Baturaja